Yayasan Pinang Masak Jambi

Renstra

Sasaran strategis Yayasan Pinang Masak Jambi dirumuskan untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan dalam lima tahun ke depan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian visi dan misi organisasi. Sasaran ini disusun secara realistis namun ambisius, dengan mempertimbangkan potensi Yayasan, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta peluang kemitraan yang tersedia.


Sasaran Strategis 1: Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola

Pengelolaan organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel merupakan pondasi keberhasilan seluruh program Yayasan. Oleh karena itu, pada tahap awal, prioritas diberikan pada penyusunan dan penerapan sistem tata kelola yang terstandar, modern, dan berbasis teknologi. Hal ini termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penataan administrasi, serta pembentukan unit kerja yang efektif.

Program Utama:

  1. Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk seluruh bidang kerja.
  2. Penerapan sistem manajemen informasi berbasis digital untuk administrasi dan keuangan.
  3. Pelatihan manajemen organisasi dan kepemimpinan bagi Pengurus dan staf.


Sasaran Strategis 2: Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan

Pendidikan adalah pilar utama Yayasan. Fokus diarahkan pada penyediaan pendidikan berkualitas dan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja serta perkembangan teknologi. Dengan menggabungkan pendekatan akademis dan vokasi, Yayasan diharapkan mampu mencetak lulusan yang siap kerja, berjiwa wirausaha, dan memiliki daya saing global.

Program Utama:

  1. Pendirian lembaga pendidikan formal dan nonformal (misalnya politeknik, institut, universitas, sekolah keterampilan, atau pusat pelatihan).
  2. Penyelenggaraan kursus singkat, sertifikasi kompetensi, dan workshop tematik.
  3. Program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi namun kurang mampu.


Sasaran Strategis 3: Pemberdayaan Sosial dan Kemanusiaan

Sebagai organisasi yang berakar pada kepedulian sosial, Yayasan memprioritaskan program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan. Program ini menggabungkan pemberian bantuan langsung dengan upaya pemberdayaan, sehingga penerima manfaat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mandiri.

Program Utama:

  1. Pengelolaan panti asuhan, panti jompo, dan rumah singgah.
  2. Program bantuan tanggap darurat untuk korban bencana alam.
  3. Pelatihan kewirausahaan dan pendampingan usaha kecil bagi masyarakat kurang mampu.


Sasaran Strategis 4: Penguatan Kemitraan dan Jejaring

Keberhasilan Yayasan tidak dapat dicapai tanpa dukungan dari berbagai pihak. Kemitraan strategis dengan pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat menjadi kunci untuk memperluas jangkauan program dan memperkuat sumber daya Yayasan.

Program Utama:

  1. Menjalin kerja sama formal (MoU) dengan minimal 15 mitra strategis dalam lima tahun.
  2. Kolaborasi riset dan program pengabdian masyarakat bersama perguruan tinggi.
  3. Kemitraan dengan dunia usaha untuk program Corporate Social Responsibility (CSR).


Sasaran Strategis 5: Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi

Pemanfaatan teknologi informasi dan inovasi menjadi bagian penting dari strategi pengembangan Yayasan. Teknologi digunakan tidak hanya untuk mendukung administrasi internal, tetapi juga untuk memperluas akses layanan pendidikan dan kemanusiaan secara daring.

Program Utama:

  1. Pengembangan platform e-learning untuk pendidikan formal dan pelatihan vokasi.
  2. Sistem informasi terpadu untuk pendaftaran program, pengelolaan donasi, dan pelaporan publik.
  3. Inovasi program sosial berbasis teknologi, seperti aplikasi relawan dan crowdfunding.

TAHAPAN IMPLEMENTASI 5 TAHUN(2025–2030)

Tahapan implementasi ini dirancang untuk memastikan setiap sasaran strategis dapat dicapai secara bertahap dan berkesinambungan. Setiap tahun memiliki fokus utama yang saling terkait, membangun pondasi yang kuat pada tahun-tahun awal, diikuti dengan ekspansi dan konsolidasi pada tahun-tahun berikutnya.

Tahun 1 (2025) – Konsolidasi dan Penguatan Dasar

Fokus: Membangun pondasi tata kelola dan memperkuat kapasitas organisasi.
Langkah Strategis:

  • Menyusun dan menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) di semua bidang.
  • Membentuk unit-unit kerja sesuai kebutuhan (pendidikan, sosial, kemanusiaan, keuangan, dan kemitraan).
  • Menerapkan sistem administrasi keuangan berbasis digital.
  • Menjalin minimal 5 kerja sama awal (MoU) dengan lembaga pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha.
  • Melaksanakan 1 program pelatihan keterampilan masyarakat.

Indikator Keberhasilan:

  • SOP disahkan dan diterapkan.
  • Laporan keuangan menggunakan sistem digital.
  • 5 kemitraan formal aktif.

Tahun 2 (2026) – Peningkatan Kapasitas dan Uji Coba Program

Fokus: Memperluas cakupan layanan awal dan menguji efektivitas program percontohan.
Langkah Strategis:

  • Menyelenggarakan 3 program pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.
  • Memulai program beasiswa bagi pelajar/mahasiswa berprestasi.
  • Mengadakan kegiatan sosial kemanusiaan besar pertama (misalnya bakti sosial kesehatan atau bantuan bencana).
  • Melakukan evaluasi internal terhadap struktur dan SOP.

Indikator Keberhasilan:

  • Minimal 50 penerima manfaat beasiswa.
  • 3 pelatihan berjalan dengan tingkat kepuasan peserta minimal 80%.
  • Laporan evaluasi internal tersedia dan diimplementasikan.

Tahun 3 (2027) – Ekspansi Layanan dan Infrastruktur Awal

Fokus: Memperluas jangkauan program dan mulai membangun infrastruktur layanan Yayasan.
Langkah Strategis:

  • Memulai pendirian lembaga pendidikan nonformal (pusat pelatihan vokasi atau sekolah keterampilan).
  • Memperluas program beasiswa hingga 75 penerima manfaat per tahun.
  • Membuka layanan sosial tetap (contoh: rumah singgah anak).
  • Menyelenggarakan minimal 2 kegiatan kemanusiaan besar dalam setahun.

Indikator Keberhasilan:

  • Lembaga pendidikan nonformal mulai beroperasi.
  • 75 penerima beasiswa aktif.
  • Layanan sosial tetap berjalan dengan dukungan mitra.

Tahun 4 (2028) – Konsolidasi dan Peningkatan Skala

Fokus: Mengoptimalkan program yang sudah berjalan dan memperluas kerja sama strategis.

Langkah Strategis:

  • Memperluas layanan pendidikan (penambahan program studi atau kelas pelatihan baru).
  • Mengelola panti asuhan atau panti jompo di bawah Yayasan.
  • Menjalin total minimal 12 MoU aktif dengan berbagai pihak.
  • Mengintegrasikan teknologi dalam layanan (platform e-learning, sistem donasi online).

Indikator Keberhasilan:

  • Peningkatan jumlah peserta pendidikan/pelatihan sebesar 30% dari tahun sebelumnya.
  • 12 MoU aktif dengan program kolaborasi berjalan.
  • Sistem digitalisasi program sosial berfungsi penuh.

Tahun 5 (2029–2030) – Kemandirian dan Keberlanjutan

Fokus: Mencapai kemandirian finansial dan menjadi pusat layanan terpadu.
Langkah Strategis:

  • Mendirikan Pusat Kegiatan Terpadu Yayasan yang mencakup pendidikan, sosial, dan kemanusiaan.
  • Memastikan 50% pembiayaan operasional Yayasan berasal dari sumber mandiri (unit usaha sosial, kemitraan strategis jangka panjang).
  • Menjadi mitra resmi pemerintah daerah dalam program sosial dan pendidikan.
  • Mempublikasikan laporan capaian 5 tahun dan menetapkan rencana strategis periode berikutnya.

Indikator Keberhasilan:

  • Pusat Kegiatan Terpadu Yayasan beroperasi.
  • 50% dana operasional berasal dari sumber mandiri.
  • Pengakuan formal sebagai mitra strategis pemerintah.

Yayasan Pinang Masak Jambi

Gedung IKA UNJA, Jalan RE. Martadinata Kelurahan Telanaipura, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi 36122
Telp: +62811-7876-7677
email: pnngmsk@gmail.com

Hubungi Kami

Recent posts